PAD Wisata di Sumenep Melejit Naik Selama Lebaran Ketupat

Avatar
WAWANCARA. Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan, saat diwawancara MaduraPost di kantornya. (M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor wisata di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai merangkak naik. Hal itu diketahui saat perayaan lebaran ketupat. Rabu, 11 Mei 2022.

Selama perayaan lebaran ketupat, wisata yang mendorong kenaikan PAD diantaranya Pantai Slopeng dan Pantai Lombang. Dua wisata bernuansa pasir dan cemara itu telah menyumbang PAD sebesar Rp 230 juta, terhitung sejak tanggal 2 hingga 10 Mei 2022.

Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Moh Iksan, mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja dengan atas pencapaian PAD wisata yang sudah melebihi target.

BACA JUGA :  Lewat Elektronik Tiket, Target PAD Tahun 2022 Disbudporapar Sumenep Diyakini akan Merangkak Naik

“Berkat kerja keras teman-teman bersama masyarakat, PAD di sektor wisata cukup fantastis tahun ini. Terhitung 8 hari,” kata Iksan saat diwawancara MaduraPost, Rabu (11/5).

Angka tersebut sudah melebihi target awal PAD wisata yakni sebesar Rp 150 juta. Dia optimis angka tersebut akan terus bertambah, sebab hari raya ketupat masih akan berlangsung hingga 16 Mei 2022 mendatang.

“Hasilnya, selama 8 hari saja sudah tembus Rp 230 juta. Kami yakin ini akan terus bertambah,” kata Iksan menerangkan.

BACA JUGA :  Wisata Edukasi Desa, Daya Tarik Baru Kabupaten Sampang

Pihaknya menyebut, saat ini jumlah pengunjung dua wisata itu sudah tembus kisaran 19 ribu lebih pengunjung. Terbanyak, pengunjung wisata Pantai Lombang mencapai angka 13 ribu pengunjung lebih. Sementara Pantai Slopeng sebanyak 6 ribu pengunjung.

“Angka ini cukup fantastis. Tapi, kami selalu mengimbau kepada pengunjung wisata dan pengelola, agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Hal itu untuk menghindari penyebaran Covid-19,” kata dia dalam imbauannya.

Disamping itu, Iksan juga mengimbau kepada pengelola wisata agar panorama destinasi wisata untuk selalu dijaga.

BACA JUGA :  Bupati Sumenep Dukung Menparekraf RI Kembangkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Madura Raya

Misalnya kebersihan, keamanan, kenyamanan dan keindahan. Tujuannya, agar pengunjung bisa kembali lagi ke wisata tersebut.

“Di lokasi wisata tentunya ada kekurangan apalagi di wisata bahari. Kita akui untuk tempat bilas masih kurang. Ini menjadi catatan untuk segera dilakukan perbaikan fasilitas,” akuinya.

Sekedar informasi, destinasi wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dengan penghasil PAD terbanyak meliputi 3 lokasi.

Meliputi Museum Keraton Sumenep Kecamatan Kota Sumenep, Pantai Lombang Kecamatan Batang-batang dan Pantai Slopeng Kecamatan Dasuk.