Kesaksian Wakid saat Petir Menyambar Masjid di Sumenep

Avatar
RUSAK. Plafon masjid saat alami kerusakan akibat tersambar petir. (Kasubbag Humas Polres Sumenep)

SUMENEP, MaduraPost – Akhir bulan Maret 2022 Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diterpa cuaca ekstrem. Mulai dari angin puting beliung, banjir hingga sambaran petir. Senin, 21 Maret 2022.

Minggu (20/3/2022) sekitar pukul 09.00 WIB kemarin, Sekretaris Desa (Sekdes) Beringin, Supriyadi, melaporkan adanya petir yang menyambar sebuah masjid ke Polsek Dasuk.

BACA JUGA :  Ditengah Pandemi Virus Corona, Pengunjung dan Penjual di Pasar 17 Agustus Tidak Menggunakan Masker

Masjid tersebut berlokasi di desanya, tepatnya di Dusun Beringin Timur, bernama Al-Amin. Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengungkapkan, saat situasi alam dalam keadaan hujan deras disertai petir dan angin kencang.

“Saat itu juga tiba-tiba terdengar suara petir yang begitu kencang sehingga warga kaget dan melihat atap genteng sekitaran kubah masjid rusak. Setelah dilakukan pengecekan kembali di dalam area masjid, didapati plafon mesjid yang terbuat dari bahan asbes juga mengalami kerusakan akibat keruntuhan genteng,” kata Widiarti mengungkapkan dalam rilisnya, Senin (21/3).

BACA JUGA :  Mengantisipasi Wabah Covid-19, Masyarakat Desa Potoan Laok Baca Sholawat dan Doa Keliling Desa

Kesaksian petir menyambar itu terlihat oleh salah seorang warga setempat bernama Wakid. Tidak ada korban jiwa dalam insiden petir menyambar masjid tersebut.

“Namun total kerugian materil diperkirakan Rp. 80 juta rupiah,” pungkasnya.