Scroll untuk baca artikel
Daerah

Kemarau Tahun Ini di Sumenep, 38 Desa Akan Alami Kekeringan

23
×

Kemarau Tahun Ini di Sumenep, 38 Desa Akan Alami Kekeringan

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Sebanyak 38 Desa yang berada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diprediksi akan mengalami kekeringan pada saat musim kemarau datang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Rahman Riadi mengatakan 38 Desa tersebut diantaranya berada di daerah Kecamatan di ujung barat Kabupaten Sumenep, yakni Kecamatan Pasongsongan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Disitu ada Desa Montorna, Prancak, dan Desa Campaka,” ungkap Rahman, pada awak media, Rabu (15/7).

Baca Juga :  Akibat Salinan APBD 2020 Tidak Kunjung Diberikan, Dua Anggota DPRD Jatim Kecam Pemprov

Dia menerangkan, kriteria kekeringan yang diprediksi akan melanda sebagian daerah Sumenep yakni kering kritis, kering langka, dan kering terbatas.

Rahman memaparkan, kering kritis merupakan jarak dengan mata air di atas 3 ribu meter, sementara kering langka dari 1,5 sampai 3 ribu meter. Sedangkan kering terbatas dari 500 hingga 1,5 meter.

“Kering kritis ada 11 desa, sisanya kering langka dan kering terbatas,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemdes Dasok Realisasikan BLT-DD Tahap II

Saat ini, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengantisipasi kekeringan di masa kemarau tersebut.

“Apakah ada bantuan atau tidak untuk desa-desa itu nanti,” ujarnya.

Sebab itu, pihaknya meminta warga di wilayah rawan kekeringan agar bijak dalam menggunakan stok air yang masih tersedia saat ini.

“Gunakanlah air sebaik mungkin yang masih ada,” tukasnya. (Mp/al/rul)

Baca Juga :  Dampak El Nino, Dinkes Pamekasan Imbau Masyarakat Jaga Stamina Tubuh