Gagal Berangkat, Pelayanan Pendaftaran Haji di Sumenep Ditutup

  • Bagikan
WAWANCARA: Kasi PHU Kemenag Sumenep, Innani Mukarromah, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. (MaduraPost/M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, keluarkan surat edaran (SE) nomor B-1719/Kk.13.23./Hj.00/07/2021 tentang penyampaian SE Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) tahun 2021.

Kasi PHU Kemenag Sumenep, Innani Mukarromah menjelaskan, berdasarkan SE Dirjen PHU nomor 05001/DJ.II/Dr.11.11/HK.00.7/07/2021, tentang pelayanan pendaftaran dan pelayanan haji reguler pada Kantor Kemenag Kabupaten atau Kota di wilayah Jawa-Bali pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Covid-19.

BACA JUGA :  Ngaku Islam, Ade Armando Tidak Percaya Syariat Islam Harus Dijalankan

“Kami sudah mendapatkan SE itu dari Dirjen menindaklanjuti juga surat dari Kanwil pelayanan pendaftaran jemaah haji reguler pada Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep dihentikan sementara pada masa PPKM darurat Covid-19, terhitung sejak tanggal 3 hingga 20 Juli 2021,” ungkapnya, saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis (8/7).

“Kami juga menindaklanjuti dengan membuat surat tanggal 7 Juli 2021 kemarin, yang tujukan kepada kepala Kantor Urusan Agama (KUA), dan lainnya,” tambahnya.

BACA JUGA :  Ahli Maksiat yang Mendapat Balasan Surga

Kemudian SE tersebut dijelaskan, bahwa terdapat pelaksanaan tugas-tugas kedua terkait pelayanan pembatalan haji regular dan pengembalian setoran pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BIPIH) yang sifatnya mendesak atau darurat, dan hanya dapat dilaksanakan dari kantor Kemenag setempat.

“Maka kami memberlakukan sistem shift pada pegawai untuk bekerja untuk dari kantor atau Wrok From Office (WFO),” tukasnya.

  • Bagikan