Fenomena La Nina Akan Melanda Sumenep Hingga Februari 2022

  • Bagikan
Ilustrasi foto.

SUMENEP, MaduraPost – Pada bulan November 2021 ini telah masuk musim penghujan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, imbau warga waspada terhadap fenomena La Nina.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Kalianget, Usman Kholid menuturkan, La Nina merupakan fenomena musim global di Indonesia termasuk di Kabupaten ujung timur Pulau Madura ini.

BACA JUGA :  Tidak Terima Namanya Dicatut di Media, Advokat Ini Angkat Bicara

“La Nina diprediksi akan melanda Kabupaten Sumenep, pada November 2021. Fenomena ini akan berlangsung hingga Februari 2022,” terangnya, Jumat (5/11).

Dia menyebutkan, fenomena La Nina disebabkan adanya kenaikan suhu di permukaan laut Pasifik bagian tengah dan timur. Sehingga akan menyebabkan curah hujan yang sangat tinggi.

Pihaknya memaparkan, fenomena La Lina ini perlu diwaspadai tahun ini. Salah satunya potensi bencana Hidrometeorologi, seperti angin kencang, hujan deras dan sebagainya.

BACA JUGA :  Operasi Sikat Semeru 2020, 14 Tersangka Kasus Kriminalitas Diungkap Polisi

Sebab itu, masyarakat Sumenep termasuk operator kapal dan nelayan agar selalu waspada dan berhati-hati dengan cuaca ekstrim di lautan.

“Para operator kapal dan nelayan kami imbau agar selalu berkoordinasi dengan BMKG maupun Syahbandar, ketika akan beroperasi di lautan. Itu untuk mengetahui kondisi perkembangan gelombang di lautan,” jelasnya.

Sekedar informasi, berdasarkan catatan tahun 2020, Kabupaten Sumenep tercatat adanya peningkatan curah hujan, mulai dari 20 hingga 70 persen dari rata-rata hitungan dalam sebulan.

  • Bagikan