Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

DPR RI Meminta Revitalisasi Pemahaman Ideologi Pancasila hingga Penguatan Ketahanan Cyber

Avatar
×

DPR RI Meminta Revitalisasi Pemahaman Ideologi Pancasila hingga Penguatan Ketahanan Cyber

Sebarkan artikel ini
Slamet Ariyadi Komisi I DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

JAKARTA, MaduraPost – Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPR RI bersama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Badan Keamanan Laut (Bakamla). Anggota Komisi I Menekankan semua elemen lembaga melaksanakan fungsi tugas untuk mendukung dan mengawal misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Anggota Komisi I DPR Slamet Ariyadi menegaskan posisi Lemhanas, BSSN dan Bakamla untuk melakukan kordinasi secara efektif dengan instansi Kementerian terkait berkenaan dengan peran, tugas dan fungsinya.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Desa Rekkerrek Salurkan Bansos Rp 1,5 Miliar Untuk Anak Yatim Hingga Beasiswa S2

Slamet meminta Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) berkordinasi dengan Kementerian terkait untuk merevitalisasi dan aktualisasi pembelajaran dan pemahaman ideologi Pancasila upaya melakukan penguatan pembentukan karakter siswa sejak dini.

“Pendidikan dan pemahaman ideologi Pancasila tersebut adalah final. Sehingga sangat penting untuk menjadi bekal kepada generasi kita sebagai pemimpin harapan masa depan” Kata Slamet. Kamis (13/2/2025).

Baca Juga :  Bupati Fauzi : Baju Kades yang Menjabat Dua Periode ‘Sudah Kecil’

Selain itu, Slamet juga menyoroti efisiensi anggaran di Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN). Walaupun demikian, Slamet meminta BSSN tetap survive, sehingga mampu mengembangkan Sumber Daya dan Kemampuan menjaga ketahanan cyber terlaksana dengan baik.

“Saya meminta BSSN melakukan kordinasi juga dengan Kementerian dan pihak terkait berkenaan dengan ketahanan cyber untuk mengatasi ancaman cyber seperti situs judi online dan situs yang bernuansa pornografi” Jelasnya.

Baca Juga :  Operasi Sikat Semeru 2020, 14 Tersangka Kasus Kriminalitas Diungkap Polisi

Pada kesempatan yang sama, Politisi Muda Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut juga meminta Badan Keamanan Laut (Bakamla) menganalisa terakit RUU Keamanan Laut yang saat ini sedang dibahas.

“Untuk Bakamla saya berharap menganalisa berkaitan dengan keamanan laut. Bukan hanya dalam konteks penganggaran saja. Sehingga, kami Komisi I bisa mempertimbangkan posisi Bakamla perlu dilanjutkan atau tidak” pungkasnya.