Dinkes Sumenep Sebut Capaian Vaksinasi Hampir Menuju 50 Persen

  • Bagikan
Foto ilustrasi.

SUMENEP, MaduraPost – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sebut capaian vaksinasi sudah hampir menuju 50 persen.

Capaian tersebut dihasilkan dari gencarnya program vaksinasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang menyisir Pondok Pesantren (Ponpes) serta sekolah di Kabupaten ujung timur Pulau Madura ini.

Kepala Dinkes Sumenep, Agus Mulyono mengatakan, santri merupakan salah satu elemen penting bagi suksesnya program vaksinasi tersebut.

BACA JUGA :  Masyarakat Menolak Rujukan Pasien PDP dan PDP Covid-19 ke RSUD Waru

Diketahui, saat ini Pemkab Sumenep melalui Dinkes setempat terus menggalakkan ‘Ayo Vaksinasi’ dalam rangka percepatan pembentukan kekebalan kelompok (Herd Immunity), di tengah pandemi Covid-19.

Dinkes Sumenep terus getol berkolaborasi dengan seluruh pengasuh Ponpes di Sumenep baik di yang terletak wilayah Kota maupun pelosok desa.

Agus menjelaskan, para santri bisa menjadi agen perubahan bagi teman sebaya, baik di lingkungan pesantren maupun terhadap orang tuanya untuk menyukseskan program pemerintah tersebut.

BACA JUGA :  Stok Obat-Obatan di Sumenep Tahun Ini Aman

“Vaksin untuk santri ini tentu demi mencegah penularan Covid-19 di lingkungan pesantren,” ujarnya.

Menurut Agus, gencarnya pelaksanaan vaksinasi baik di sekolah maupun Ponpes terus mengalami perkembangan yang signifikan. Dia menyebut, capaian vaksinasi di Sumenep sudah mencapai 38,97 persen, dari target 50 persen hingga 70 persen.

Disamping itu, pihaknya terus mengajak masyarakat agar wajib divaksin. Sisanya, tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

BACA JUGA :  Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua, Ketua DPRD Sumenep Ajak Masyarakat Sukseskan Vaksin Sinovac

Dia menambahkan, dengan pencapaian vaksinasi ini, disebabkan adanya kesadaran masyarakat tentang manfaat vaksin.

“Vaksin itu aman dan halal, Pemerintah tidak akan membunuh masyarakat dengan di vaksin, malah memberikan kekebalan tubuh supaya penyakit tidak gampang menyerang tubuh kita,” tukasnya.

  • Bagikan