Diduga Mangkrak, Pelaksana Proyek Pembangunan Gedung Yayasan Al-Qornain Pura Pura Bodoh

Avatar
Kondisi pembangunan gedung Yayasan Al-Qornain Desa Olor Banyuates Sampang. (MaduraPost/Saman Syah)

SAMPANG, MaduraPost – Realisasi proyek pembangunan gedung Yayasan Al-Qornain, di Dusun Rengperreng, Desa Olor, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang menjadi sorotan masyarakat.

Untuk membodohi masyarakat, pihak pelaksana tidak memasang papan informasi, sehingga masyarakat tidak mengetahui besaran anggaran dalam proyek tersebut.

Berdasarkan pantauan MaduraPost, nampak jelas kondisi bangunan yang masih berjalan 30 persen. Padahal semestinya proyek BLK tahun anggaran 2021 tersebut harus segera rampung tahun ini.

Selain itu, kontruksi bangunan yang diduga tidak sesuai spek juga menjadi sorotan masyarakat. Seperti penggunaan besi cor yang hanya menggunakan ukuran 6 ml.

BACA JUGA :  Proyek Saluran Air Tanpa Identitas di Desa Sentol Disinyalir Dikerjakan Asal Banyak Untung

“Masak ada proyek seperti itu mas, terlalu banyak ambil untung kalau proyeknya seperti itu, apalagi sampai sekarang masih belum selesai, kalau proyek anggaran 2021 seharunya sudah selesai,” Kata warga yang namanya enggan disebutkan. Kamis (6/1/2022).

Menurut H. Mansur Fauzi selaku Ketua Yayasan Al-Qornain mengatakan bahwa pihaknya hanya memfasilitasi penyediaan lahan dan material. Sedangkan proyeknya milik H. Amir Mahmud mantan kepala Desa Tambelangan.

BACA JUGA :  Audiensi Dengan PT Petrokimia Gresik, LSM Sampang Bongkar Bobroknya Distributor

“Program bantuan BLK tersebut dari H Amir Mahmud mantan Kepala Desa Tambelangan, Kecamatan Tambelengan, Kabupaten Sampang dan diberikan ke saya untuk dikerjakan mas,” kata H. Mansur, Kamis (06/01/2022).

Disinggung soalnya anggaran dan masa kontrak, H Mansur menegaskan, tidak tau dengan besaran anggaran bahkan Rencana Anggaran Belanja (RAB) pun tidak tau.

“Untuk pekerjaannya dimulai pada November 2021 sampai berakhir masa kontrak pada Bulan Maret 2022. Namun untuk uang sudah cair pada Januari 2022 pada hari Senin kemarin mas,” ujarnya.

BACA JUGA :  Perusahaan Rokok Empat Sekawan di Pamekasan Jadi Sorotan Masyarakat

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPS Islam Al-Qornain, Moh Abdullah mengatakan, bahwa proyek tersebut bantuan BLK untuk Yayasan Al-Qornain, bukan atas nama SMPS Islam Al-Qornain.

“Terkait pelaksananya siapa saya kurang paham, karena Ketua Yayasan saya adalah H. Mansur Fauzi, silahkan konfirmasi ke Ketua Yayasan. Proyek itu milik Yayasan, kebetulan berada di lokasi SMPS Islam Al-Qornain,” Kata Abdullah. Jum’at (7/1/2022)

Sementara itu, H. Amir Mahmud saat dihubungi wartawan MaduraPost melalui sambungan WhatsApp tidak merespon.