Capaian Vaksinasi di Sumenep 24 Persen, Kadinkes: Setiap Hari 7 Ribu Dosis

  • Bagikan
VAKSINASI: Sejumlah warga saat melakukan vaksinasi bersama tim Dinkes Sumenep. (Istimewa)

SUMENEP, MaduraPost – Demi terlaksananya percepatan vaksinasi di Kabupaten, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Dinas Kesehatan (Dinkes) tak henti-hentinya melaksanakan dorongan positif bagi masyarakat.

Kepala Dinkes Sumenep, Agus Mulyono mengungkapkan, hampir 7 ribu dosis vaksin setiap harinya telah tersalurkan.

Banyaknya dosis vaksin setiap hari itu, disebabkan dengan meningkatnya animo masyarakat untuk bervaksin demi meningkatkan imunitas tubuh. Agus mengatakan, kemajuan masyarakat untuk melakukan vaksinasi kian tinggi, termasuk di pedesaan.

“Percepatan program vaksinasi terus berjalan mulus di Sumenep. Hal itu terlihat dari kesadaran masyarakat yang terus meningkat. Bahkan, itu membuat ketersediaan stok vaksin hampir habis untuk kebutuhan warga Sumenep,” kata dia, Kamis (18/11).

BACA JUGA :  Dinsos Sumenep Akan Serahkan 42 Ekor Hewan Kurban

Meski kebutuhan dosis vaksin di Sumenep cukup tinggi, Agus menyampaikan, jika Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tidak perlu risau.

Menurutnya, soal kebutuhan vaksin tinggal dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

“Tidak butuh waktu lama langsung di kirim ke Kabupaten paling ujung timur Pulau Madura ini,” ucapnya.

Dari hasil data Dinkes Sumenep, proses vaksinasi sejak tanggal 20 hingga 27 September 2021 kemarin telah mencapai 36.786 jiwa.

Sementara data terendah dalam sepekan terakhir berjumlah 1.890 jiwa, yakni pada tanggal 26 September 2021 kemarin.

BACA JUGA :  Seorang Ibu Lahirkan Bayi di Atas Perahu, Dinkes Sumenep Bantah Soal Tidak Adanya Tenaga Kesehatan

Sedangkan data terbanyak, pada tanggal 23 September 2021 kemarin tercatat mencapai 6.879 jiwa.

Dibandingkan dengan data pada tanggal 14 hingga 19 September 2021 kemarin, tertinggi hanya menyasar 1.522 jiwa dalam sehari. Angka tersebut berbanding jauh dengan sepekan ini.

Agus menyebutkan, seperti halnya pihak Tentara Negara Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), tokoh agama, pemuda, aktivis sosial, dan seluruh elemen masyarakat lain telah mendukung proses vaksinasi tersebut.

“Dukungan dari semua pihak, mulai dari tim gugus, TNI-Polri, termasuk juga pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) dan santri santrinya. Mudah-mudahan menjadi pelajaran atau motivasi bagi yang lain untuk terus menggelorakan vaksinasi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Paripurna DPRD Sumenep, Empat Raperda Jadi Bahan Pokok Pembahasan

Selain itu, pentingnya sosialisasi kepada masyarakat terkait banyaknya berita bohong (Hoaks) tentang vaksinasi terus ditingkatkan. Mengingat, geliat masyarakat hari ini sudah tidak takut mengikuti vaksinasi.

“Agar percepatan vaksinasi bisa segera tercapai, tentu masyarakat harus melawan berita hoaks tentang vaksinasi. Dengan menggencarkan itu, capaain vaksinasi bisa segera menyentuh 70 persen. Saat ini, baru sekitar 24 persen,” tegasnya.

Sekedar informasi, kian meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi ini juga demi pembentukan herd immunity (Kekebalan kelompok) dan diri sendiri.

  • Bagikan