Banjir di Kabupaten Pamekasan Belum Surut, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam Dihujat

  • Bagikan

PAMEKASAN, MaduraPost – Akibat hujan deras yang terjadi di wilayah kabupaten Pamekasan menyebabkan aliran sungai meluap kesejumlah pemukiman warga yang ada di beberapa kelurahan Kabupaten Pamekasan.

Banjir kali ini merupakan peristiwa yang sangat luar biasa karena luapan air sungai hampir merata di beberapa wilayah kota Pamekasan.

Seluruh jajaran Forkopimda juga turun tangan melakukan efakuasi terhadap warga yang terdampak musibah banjir.

Akibat musibah banjir yang melanda Kota Pamekasan dan minimnya bantuan yang diterima masyarakat membuat Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dihujat.

BACA JUGA :  Alumni Panyepen : Jangan Hina Guru Kami, Darah dan Jiwa Akan Kami Korbankan

Seperti yang disampaikan oleh seorang ibu yang berjualan di area pasar gurem Kabupaten Pamekasan.

Dalam video yang beredar luas di masyarakat, seorang ibu tersebut menyampaikan salam kepada Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dengan menggunakan Bahasa Madura.

Berikut kurang lebih kutipannya.

“Halo Bapak Bupati,
De’remmah nikah e g
Gurem ma’ banjir Pak Bupati,
Guleh esoro Mile, Lah Mile.
Soro De’remmah lah De’remmah,
Ting depak nikah tade’ napah.
Makeh rakyatah tapekkeh,
Bengka’ah rakyatah Bapak Bupatiii,
De’remmah Mun agek nikah,
compok renk Laden,
Numpok rakyat mekkasan, Jawa Timur,
Pas tak engu’congngu’ de’remmah e Gurem nikah Pak Bupati,”

(Halo Bapak Bupati, Bagaimana di Gurem kok Banjir Bapak Bupati,
Saya disuruh milih, sudah memilih, disuruh begitu ya saya begitu,Ternyata ketika sampai waktunya tidak ada apa apa, Meskipun rakyatnya terpepet, Rakyat Pamekasan mau mampus pak Bupati, Bagaimana kalau sudah seperti ini? Saya orang Laden, Rakyat Pamekasan Jawa Timur berjibaku, Bagaimana di Gurem Bapak Bupati, Kok tidak dilihat,”) kurang lebih artinya dalam terjemah bahasa Indonesia.

BACA JUGA :  IKA MA-A MUBA 94 Gelar Donor Darah dan Khitan Massal Gratis di Pekan Ngaji 5

berdasarkan Pantauan crew MaduraPost, Beberapa wilayah yang terdampak banjir sudah mulai surut. namun beberapa warga yang sampai saat ini rumahnya masih terendam banjir mengeluh kurangnya pasokan makanan.

Mengantisipasi hal tersebut, Supervisor Pusdal Ops BPBD Pamekasan Budi Cahyono mengatakan, pihaknya bersama petugas Tagana membagikan sedikitnya ratusan nasi bungkus kepada warga yang menjadi korban banjir.

BACA JUGA :  MAN Bangkalan Mengucapkan, Selamat Hari Raya Idul Adha 1441 H

“Kami sudah mengirim ratusan nasi bungkus untuk para korban banjir yang memilih untuk bertahan dirumahnya,” katanya, Ahad (23/2/2020). (mp/liq/rus)

Berikut Videonya ;

  • Bagikan