SUMENEP, MaduraPost – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menaikkan jumlah penerima program beasiswa pada tahun anggaran 2026.
Jika pada 2025 hanya 110 orang yang memperoleh bantuan, maka tahun depan jumlahnya menjadi 176 mahasiswa atau bertambah 66 penerima.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa peningkatan kuota tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda sebagai estafet pembangunan di masa mendatang.
“Kami memang perlu untuk menambah kuota bantuan beasiswa ini, karena sebenarnya ini adalah modal masa depan,” katanya belum lama ini, Kamis (16/4).
Ia menuturkan, sasaran utama program itu adalah mahasiswa asal Sumenep yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Pemerintah daerah menekankan bahwa penerima harus benar-benar warga Sumenep yang dibuktikan dengan dokumen resmi.
“Intinya adalah warga asal Kabupaten Sumenep yang dibuktikan dengan identitas diri, seperti KTP, kartu keluarga dan surat keterangan dari aparat desa setempat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Kabid Resos) Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Kabupaten Sumenep, Tri Budi Hastutik, menjelaskan bahwa proses seleksi kini memasuki tahap verifikasi lapangan.
Tim tidak hanya memeriksa kelengkapan berkas administrasi, tetapi juga melakukan pengecekan langsung.
“Selain verifikasi administrasi dan mendatangi langsung rumah calon penerima bantuan, tim juga mendatangi langsung kampus dimana calon penerima bantuan kuliah,” katanya.
Hastutik menambahkan, total anggaran yang dialokasikan Pemkab Sumenep untuk program beasiswa tahun 2026 sebesar Rp455 juta. Dana tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Kami berharap program bantuan ini bisa berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat di Kabupaten Sumenep, untuk Indonesia Emas 2045,” katanya.***






