Scroll untuk baca artikel
Berita

Revitalisasi Wirausaha Santri, Disbudporapar Sumenep Anggarkan Rp799 Juta Pelatihan Multisektor

Avatar
55
×

Revitalisasi Wirausaha Santri, Disbudporapar Sumenep Anggarkan Rp799 Juta Pelatihan Multisektor

Sebarkan artikel ini
PROFIL. Potret Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan, saat berada di ruang kerjanya. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Program wirausaha santri terus berlanjut di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep mengalokasikan anggaran sebesar Rp799.200.000 tahun ini, yang akan digunakan untuk berbagai program pelatihan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Program tersebut mencakup pelatihan dalam pembuatan tepung ikan, usaha angkringan, pembatikan, ecoprint, dan diving. Jumlah peserta dalam setiap kegiatan pelatihan bervariasi, mulai dari 20 hingga 35 orang, dengan melibatkan instruktur dan tenaga pendamping.

Baca Juga :  Pelatihan Perhotelan Digelar Pemkab Sumenep, Plt Disparbudpora : Ini Pertama Kali

Program ini tersebar di berbagai wilayah daratan dan kepulauan, seperti Pulau Gili Labak, Ponpes Aqidah Usymuni di Tarate, Ponpes Al Ittihad Lembung Timur di Lenteng, Pondok Pesantren Sabilun Najah di Kecamatan Rubaru, dan Pulau Sapeken di Kecamatan Sapeken.

Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan mengungkapkan, bahwa program ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk memberdayakan wirausaha santri.

Baca Juga :  Disambut Positif di KPU Sampang, Slamet Ariyadi Bersama Pengurus PAN Daftarkan 45 Bacaleg

Pelaksanaan pelatihan direncanakan setiap tahun, dengan sasaran utama para pemuda di Kota Keris, terutama di pondok pesantren.

Iksan menambahkan, bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan SDM generasi muda.

Dia berharap, para peserta dapat mengikuti program ini dengan baik sehingga dapat mencapai hasil yang diharapkan.

“Dengan pelatihan ini, saya berharap anak-anak bisa mandiri dan kemampuan generasi muda dapat meningkat,” tandasnya.***

Baca Juga :  Penuhi Kebutuhan Pasien, Poli Rehabilitasi Medik di RSUDMA Sumenep Pakai Alat Canggih