Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Penegak Hukum Disebut Mandul, FKMS Demo Polres Sumenep 

Avatar
47
×

Penegak Hukum Disebut Mandul, FKMS Demo Polres Sumenep 

Sebarkan artikel ini
AKSI DEMONSTRASI : FKMS saat gelar aksi demonstrasi ke Mapolres setempat tentang kasus korupsi Gedung Dinkes. (M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Lagi-lagi mahasiswa yang tergabung dalam Front Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS) gelar demo ke Mapolres Sumenep, Madura, Jawa Timur. Selasa, (27/10/2021) pagi.

Tak gentar menyuarakan kebenaran, FKMS terus menyoal kasus korupsi pembangunan Gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep yang bergulir hingga tahun 2021. Enam tahun kasus ini mondar mandir di Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Sumenep membuat mahasiswa geram.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Mahasiswa mempertanyakan mengapa tersangka belum kunjung ditahan, hingga penegak hukum tak berkutik dan bisa apa. Massa aksi menuding jika koruptor terus bebas berkeliaran.

Baca Juga :  Kejari Pamekasan Tangani 231 Perkara Pidum Selama Januari–Agustus 2025

“Sudah lama kasus ini berjalan lama. Polres dan Kejari Sumenep seolah-olah lempar tanggungjawab. Atau memang sengaja dilenyapkan. Masyarakat ingin tahu jawabannya, sejauh mana pengawalan dugaan korupsi Gedung Dinkes. Padahal ini kasus pidana, ini seakan ada drama,” teriak orator aksi, Maksudi, Selasa (26/10).

Mahasiswa berjanji, akan meneror Polres dan Kejari Sumenep setiap hari. Satu Minggu dari hari ini FKMS akan kembali menanyakan kasus tersebut.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Mangkrak, Warga Sokobanah Daya Geruduk Kejaksaan Negeri Sampang

“Kami ingin mempertegas, kasus ini harus cepat diselesaikan. Berapapun nominal korupsinya, masyarakat ingin cepat tahu. Polres Sumenep dalam hal ini kita katakan mandul dalam menyikapinya,” jelasnya.

“Inilah bukti auntektik, aparat penegak hukum tidak serius menangani kasus besar ini. Arahan terakhir berkas yang dikirimkan Kejari kepada Polres terkait pemeriksaan tim ahli. Tapi hari ini katanya masih akan melakukan pemeriksaan tim ahli,” sambungnya.

Baca Juga :  Aulia Rahman Anggota DPRD Sampang Ditangkap Polisi, Berikut Kasusnya!

Sementara itu, KBO Reskrim Polres, IPTU Edi Sumarno, saat menemui mahasiswa menyatakan, jika kasus tersebut telah sampai pada pemeriksaan tim ahli di Tulungagung.

“Kasus ini sudah sampai dipemeriksaan tim ahli, hari ini di Tulungagung,” ucapnya di depan mahasiswa.