Scroll untuk baca artikel
Daerah

Di Acara MusrebangCam, Bupati Sampang Tekankan Tak Ada Program Akal-Akalan

Avatar
×

Di Acara MusrebangCam, Bupati Sampang Tekankan Tak Ada Program Akal-Akalan

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Pemerintah Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menghadiri kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2022 di Kecamatan Karang Penang dan Sokobanah, Senin (08/02/2021).

Dalam paparannya Bupati Sampang Slamet Junaidi meyampaikan beberapa program prioritas yang menjadi sasarannya pada tahun 2022 mendatang. Salah satunya adalah infrastruktur yang belum tuntas pada 2020 tahun kemarin.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Masyarakat Desa Bajang Antusias Ikuti Kegiatan Vaksinasi Covid-19

“Akibat dari musibah pandemi covid-19 apa yang telah pemerintah canangkan mengalami keterlambatan akibat dari pemangkasan anggaran,” ucap Bupati Sampang.

Tak hanya masalah infrastruktur, sektor kesehatan juga menjadi prioritasnya pada 2022. Mulai dari mengaktifkan kembali Polindes dan Pustu yang banyak tidak berfungsi.

“Nanti kita juga akan tambah tenaga kesehatan, percuma ada tempatnya kalau tidak ada tenaga medisnya,” imbuh H. Idi.

Baca Juga :  7 Tokoh Figur Cabup Pamekasan yang Dijamin Memiliki Basis Massa di Akar Rumput

Pihaknya juga mengisyaratkan kepada semua pihak untuk membuat program yang nyata dan bermanfaat terhadap
Masyarakat.

“Saya tegaskan jangan ada program akal-akalan yang tidak ada manfaatnya dan hanya mementingkan individu dan golongan. Jangan sampai seperti itu,” warning Bupati.

Kabar baik juga menyelimuti Kepala Desa (Kades) se Kabupaten Sampang. Pada 2022 Pemerintah Kabupten Sampang mencanangkan akan memberikan 1 unit kendaraan roda empat kepada seluruh Kades diseluruh Kabupaten Sampang.

Baca Juga :  Lomba Kerapan Kelinci di Sampang Diduga Digelar Dengan Beking dari Oknum Polisi

Hal tersebut sebagai upaya untuk menunjang pemerintah desa dalam pelayanan publik.

“Mobil ini sebagai upaya untuk melayani masyarakat secara maksimal,”.

Disinggung mobil pabrikan apa yang akan di jadikan mobil siaga desa, Slamet Junaidi belum bisa memastikan.

“Nanti saja ya,” pungkasnya dengan senyum khasnya.

(Mp/ron/rus)