Scroll untuk baca artikel
Politik

16 Parpol Ikuti Deklarasi Damai Pilkada 2020, Ini Kata Wabup Sumenep

30
×

16 Parpol Ikuti Deklarasi Damai Pilkada 2020, Ini Kata Wabup Sumenep

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Madurapost.id – Kepolisian Resort (Polres) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, laksanakan deklarasi damai dalam rangka mewujudkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sumenep 2020.

Deklarasi yang bertempat di lapangan Sanika Satyawada Mapolres setempat itu diikuti sebanyak 16 partai politik (Parpol). Hal itu bertujuan untuk bersinergi mensukseskan jalannya pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep 2020 dapat berjalan dengan aman, damai dan sejuk.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Pasca Demokrat dan Gelora, Giliran NasDem Beri Rekom Khalil-Sukri pada Pilkada Pamekasan 2024

“Kita undang seluruh ketua parpol yang ada di Kabupaten Sumenep untuk membuat komitmen bersama dalam rangka mensukseskan Pilkada 2020,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Darman, saat ditemui usai upacara deklarasi damai, Rabu (12/08/2020).

Sementara untuk peningkatan keamanan di wilayah kepulauan, Darman mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Kapolda Jawa Timur. Mengingat, untuk menjangkau beberapa kepulauan di Sumenep harus melalui medan yang lumayan ekstrim.

Baca Juga :  DPD Nasdem Akan Persiapkan Kaum Sarungan dan Priyayi Menuju Pileg 2024

“Untuk menjangkau di kepulauan, maka kita akan siagakan satu unit helikopter dan sebuah kapal, dan itu nanti akan didatangkan dari Mabes. Kemarin sudah ada respon dari Kapolda,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi menyampaikan jika Forkopimda Sumenep akan mendukung penuh kinerja TNI/Polri dalam menciptakan suasana Pilkada aman, damai dan sejuk.

Baca Juga :  Kemensos RI Salurkan Rp120 Miliar Bantuan Sosial Untuk Warga Sumenep, Ini Rinciannya

“Artinya pihak keamanan sudah berpengalaman lah dalam menghadapi Pilkada di Sumenep. Jadi apa yang harus dilakukan, diamankan, dan apa yang harus ditindak dan sebagainya tersebut sudah menjadi kebiasaan teman-teman,” terangnya pada media. (Mp/al/kk)