Direktur Operasi PT Solusi Bangun Indonesia, Edi Sarwono, menjelaskan bahwa program ini mendukung pengurangan ketergantungan perusahaan terhadap energi fosil serta membantu pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih.

“Pemanfaatan RDF menjadi contoh nyata kolaborasi antara industri dan pemerintah daerah dalam menciptakan energi berkelanjutan. Selain mengurangi emisi karbon, langkah ini juga memberikan nilai tambah bagi daerah,” kata Edi Sarwono.

Keberhasilan Sumenep memenuhi standar teknis dan kualitas RDF yang ditetapkan SBI menjadi tonggak penting bagi daerah tersebut dalam menerapkan sistem pengelolaan sampah modern dan berkelanjutan.

KH. Imam Hasyim berharap kerja sama ini bisa terus diperluas hingga wilayah kepulauan.

“Ini bukan sekadar pengiriman RDF, tapi langkah besar menuju Sumenep yang lebih bersih, mandiri, dan berdaya lingkungan,” tuturnya.