Guna mengatasi peningkatan volume sampah tersebut, Pemkab Sumenep menginisiasi program konversi sampah menjadi RDF, yang kemudian dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif di industri semen.
Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim mengatakan, pengelolaan sampah menjadi RDF tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Kami bekerja sama dengan Solusi Bangun Indonesia yang telah berpengalaman dalam pemanfaatan RDF sebagai bahan bakar alternatif. Dampaknya sangat luas dan tentu positif bagi masyarakat maupun lingkungan,” ujarnya.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) antara kedua pihak pada 6 September 2024. Nantinya, hasil RDF dari Sumenep akan digunakan untuk menggantikan sebagian kebutuhan batu bara di Pabrik Solusi Bangun Indonesia Tuban.