Menurutnya, Haji Her justru akan memilih Pasangan Tauhid (Fattah Jasin dan Mujahid Anshori) sebagai bentuk jalan tengah untuk meredam ketegangan politik yang mulai memanas di Pamekasan.
“Melihat situasi yang berkembang, saya memprediksi Haji Her akan condong pada Pasangan Tauhid. Ini sebagai langkah bijak untuk menjaga stabilitas politik dan meredam potensi konflik di masyarakat,” ungkap Alumnus UIN Malang ini.
Keputusan Haji Her, apabila benar mendukung Pasangan Tauhid, dinilai bisa menjadi titik penyeimbang dalam persaingan politik Pilkada Pamekasan 2024.
Hingga saat ini, publik masih menunggu pernyataan resmi dari Haji Her terkait siapa yang akan didukungnya dalam kontestasi politik tersebut.