Selama kurang lebih tiga tahun berkiprah hingga 2019, ia aktif meliput berbagai isu sosial, politik, dan hukum di wilayah Madura.
“Menjadi wartawan bukan hanya soal menulis berita, tetapi juga tentang tanggung jawab moral, keberanian menyampaikan kebenaran, dan komitmen menjaga kepercayaan publik,” ungkap Nurus.
Setelah mengakhiri kariernya di media sebelumnya, Nurus kemudian diminta bergabung dengan MaduraPost.
Salah satu pemilik media tersebut menilai bahwa pengelolaan dapur redaksi membutuhkan sosok yang matang dan berpengalaman di dunia jurnalistik.
Atas dasar itu, Nurus dipercaya untuk bergabung dan terlibat langsung dalam pengelolaan redaksi.