Ia menilai, selama kemacetan tersebut masih dalam batas wajar dan dapat diatur, kondisi itu menjadi sinyal positif bagi geliat ekonomi lokal.
“Kalau pasar sepi dan tidak ada aktivitas, justru itu yang perlu kita khawatirkan. Artinya roda ekonomi bisa saja sedang lesu,” katanya.
Meski demikian, ia tetap mengingatkan pentingnya penataan dan pengelolaan lalu lintas agar aktivitas perdagangan tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Pemerintah kecamatan dan instansi terkait diminta terus berkoordinasi untuk memastikan kelancaran arus kendaraan tanpa menghambat aktivitas ekonomi pedagang.