PAMEKASAN, MaduraPost - Nabi Ibrahim AS bukan hanya sosok agung dalam Islam, tapi juga figur sentral yang dihormati oleh agama Yahudi dan Kristen. Dalam Islam, beliau dikenal dengan gelar Khalilullah—kekasih Allah—dan dijuluki sebagai Abul Anbiya, yaitu bapak para nabi.
Julukan ini bukan tanpa alasan. Sebab, dari garis keturunan Nabi Ibrahim lahirlah sejumlah besar nabi besar yang memiliki peran penting dalam sejarah umat manusia.
Ibrahim lahir di kota Ur, wilayah Mesopotamia kuno (kini Irak selatan). Dalam perjalanannya sebagai utusan Allah, ia menempuh hijrah ke berbagai tempat: Haran, Palestina, Mesir, hingga Mekkah.
Di tengah perjalanan dakwahnya, Allah mengaruniakan dua orang putra yang kemudian menjadi leluhur dua rumpun kenabian yang berbeda.
Anak pertama Nabi Ibrahim adalah Ismail AS, yang lahir dari istrinya yang bernama Hajar. Ketika Ismail masih bayi, Ibrahim diperintahkan oleh Allah untuk meninggalkan Hajar dan Ismail di sebuah lembah tandus yang kelak menjadi kota suci Mekkah.