Namun, bagi warga Dempo Timur, menunggu hingga dua tahun ke depan terasa terlalu lama. Mereka tak ingin korban berjatuhan hanya karena infrastruktur yang tak kunjung dibenahi.

Aksi patungan ini bukan sekadar upaya memperbaiki jalan—ia adalah bentuk kepedulian warga terhadap keselamatan sesama.

Jalan yang diperbaiki dengan swadaya menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat bisa menjadi solusi sementara di tengah lambatnya respons pemerintah.***