Perbaikan dilakukan secara tambal sulam, sederhana tapi penuh makna. Beberapa pemuda desa mengaduk semen di bawah terik matahari, sementara yang lain menutup lubang dengan kerikil dan campuran beton seadanya.
Aksi gotong royong ini berlangsung di beberapa titik yang paling parah kondisinya.
Baca Juga:Pelajar di Pamekasan Mencuri Beras Untuk Beli Handphone, Korban Menduga Pelaku Lebih Satu Orang
Kepala Desa Dempo Timur, Ramli, mengapresiasi semangat warganya yang memilih tidak tinggal diam. Ia mengaku sudah berkali-kali mengajukan perbaikan ke Pemerintah Kabupaten Pamekasan.
“Kami sudah perjuangkan dan komunikasi ke pihak pemerintah. Informasinya, jalan ini akan diperbaiki total pada tahun 2026,” jelas Ramli.