PAMEKASAN, MaduraPost – Sebuah perahu nelayan milik H. Ali, warga Desa Tlontoraja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, mengalami insiden tragis saat hampir tiba di pelabuhan.
Perahu tersebut diterjang ombak besar pada Minggu (16/3) dini hari, menyebabkan kerusakan parah.
Berdasarkan investigasi MaduraPost, kapal tersebut baru saja kembali dari perairan Pulau Masalembu, Sumenep, dengan membawa hasil tangkapan berupa ikan cakalan dan tenggiri.
Namun, sesaat sebelum bersandar, gelombang besar menghantam perahu, menyeretnya ke arah karang bebatuan di sekitar pelabuhan.
Sejumlah nelayan setempat menyatakan bahwa angin kencang dan gelombang tinggi sering terjadi di sekitar perairan Pasean pada bulan-bulan tertentu.
Menurut H. Ali, ia sempat berusaha mengendalikan perahu agar tidak terbawa arus lebih jauh, tetapi upayanya sia-sia.
"Beruntung kami selamat, meski meski sudah rusak dan akhirnya terseret ke karang. Kami minta pertolongan, lalu nelayan lain datang membantu," ujarnya kepada MaduraPost.
Dari hasil investigasi di lokasi, kondisi perahu mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada lambung yang hancur akibat benturan dengan bebatuan.
"Perahu ini sepertinya sulit untuk bisa dioperasikan lagi," kata H. Ali dengan nada pasrah.