Namun, kehadirannya justru ditolak oleh massa aksi karena dianggap tidak mampu memberikan jawaban yang memadai berdasarkan data.

Puluhan aktivis yang dipimpin Zaini Wer Wer akhirnya membubarkan diri dengan rasa kecewa.

Mereka berjanji akan melaporkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bermasalah sebagai bentuk protes terhadap kepemimpinan Pj Bupati Pamekasan.***