Awiek menampung keluhan petani mengenai kelangkaan pupuk subsidi dan berjanji akan menjadikannya kebijakan publik jika terpilih nanti. Pemberian pupuk tidak hanya terbatas pada desa-desa yang disebutkan, namun juga akan diberikan kepada ribuan petani lainnya di kemudian hari.
Pada kesempatan itu, Awiek juga mengakui niatnya maju sebagai pemimpin Pamekasan. Ia meminta doa dan restu warga Pamekasan agar ikhtiarnya di Pilkada 2024 mendapat ridha Allah SWT. “Jika saya terpilih sebagai bupati, pastinya akan lebih mudah menjalankan aspirasi petani,” paparnya.
Mohammad Hasan, petani dari Desa Larangan Luar, menyambut baik bantuan ini. “Terima kasih Pak atas bantuan pupuknya. Semoga bantuan ini meringankan beban petani yang menanam tembakau. Kami tidak akan pernah lupa dengan perhatian bapak,” ungkap Hasan.
Langkah Achmad Baidowi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para pemimpin lain untuk lebih memperhatikan kebutuhan petani, memastikan ketersediaan pupuk, dan mendengarkan aspirasi mereka demi kesejahteraan bersama.***