MANAJEMEN sumber daya manusia (SDM) tidak hanya sekadar pengelolaan tenaga kerja, tetapi juga tentang menciptakan keseimbangan antara kebutuhan organisasi dan hak-hak individu.

Dalam pandangan saya, pendekatan Islami dalam manajemen SDM adalah solusi komprehensif untuk menghadirkan keadilan, keberkahan, dan produktivitas dalam dunia kerja.

Pendekatan Islami ini mengedepankan adab dan akhlak sebagai landasan utama. Adab, yang mencakup sopan santun dan penghormatan terhadap sesama, sangat penting dalam membangun hubungan kerja yang harmonis.

Sementara itu, akhlak seperti kejujuran, amanah, dan keadilan menjadi panduan moral dalam pengambilan keputusan.

Bagi saya, penerapan nilai-nilai ini tidak hanya menciptakan suasana kerja yang kondusif tetapi juga meningkatkan rasa tanggung jawab setiap individu dalam organisasi.