Jafar mengaku dirinya mengalami langsung kemacetan tersebut. Ia berangkat dari Jalan Raya Torjun sekitar pukul 13.00 WIB dan hingga pukul 17.56 WIB masih terjebak di wilayah Jrengik.

“Ini menunjukkan adanya kelalaian dalam pengaturan lalu lintas selama proyek berlangsung,” tambahnya.

Ia berharap Polres Sampang dan Dishub segera mengambil langkah konkret, termasuk menurunkan personel untuk melakukan pengawalan dan rekayasa lalu lintas agar kemacetan tidak terus berulang.

“Kami berharap segera ada pengawalan di lapangan dan pihak CV dipanggil untuk bertanggung jawab,” pungkasnya.***