SAMPANG, MaduraPost – Polemik pengelolaan lahan parkir kembali mencuat di Pasar Srimangunan Sampang, tepatnya di pintu gerbang tengah sebelah barat. Sejumlah warga menuding lahan tersebut dikuasai diam-diam oleh pihak yang diduga memiliki kedekatan dengan “orang dalam” Sampang" class="inline-tag-link">Pemkab Sampang.

M (inisial), warga Camplong sekaligus salah satu pengelola parkir di Pasar Margalela, mengaku kecewa karena lahan parkir yang sebelumnya sudah melalui prosedur administrasi resmi, tiba-tiba diambil alih pihak lain.

Sampang" class="inline-tag-link">Pemkab Sampang tidak beretika. Awalnya, lahan parkir itu diberikan Bupati H Slamet Junaidi kepada kami. Tapi diam-diam, tanpa koordinasi, langsung diberikan kepada H Munadi melalui Rudi,” ujarnya, Selasa (16/9/2025).

Menurutnya, bersama kelompok pengelola parkir, ia telah menempuh jalur resmi dengan mengirim surat ke Dinas Perhubungan (Dishub), Sampang" class="inline-tag-link">Pemkab Sampang, hingga Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag). Semua persyaratan bahkan telah diterima dan diakui pihak terkait. Namun tanpa pemberitahuan lebih lanjut, lahan parkir tersebut justru ditempati pihak lain.

“Semua prosedur sudah kami jalani sesuai aturan. Ada surat resmi ke Dishub, Pemkab, dan Diskopindag. Tapi tahu-tahu, lokasi sudah ditempati orang lain. Kami kecewa karena tidak ada pemberitahuan apa pun,” tegasnya.