Menurutnya, hasil pekerjaan lebih mirip tadah air ketimbang irigasi. Alih-alih membantu petani, proyek itu justru dinilai hanya memperkaya pihak pelaksana.
“Kalau seperti ini, jelas proyek tidak ada manfaatnya. Kami akan laporkan ke aparat penegak hukum (APH),” tegas warga.
Ia pun meminta agar Polres Sampang dan Kejaksaan Negeri Sampang segera turun tangan melakukan investigasi ke lokasi proyek.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak pendamping P3-TGAI belum berhasil dikonfirmasi meski sudah dilakukan upaya untuk menghubungi nomor kontak yang bersangkutan.***