"Tiba-tiba Pj Kades yang baru ini memerintahkan seseorang untuk mendatangi bendahara desa dan menyuruhnya membuat surat pengunduran diri. Sampai saat ini, bendahara tetap menolak," tegasnya.

Warga pun berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang turun tangan agar tidak terjadi pergantian bendahara secara sepihak yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di desa.

"Kami berharap Sampang" class="inline-tag-link">Pemkab Sampang tidak membiarkan pergantian bendahara desa ini dilakukan secara sepihak oleh Pj Kades yang baru. Jangan sampai ada gejolak di desa," harapnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Yasid Bustomi belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pribadinya.***