Kemudian di video tersebut terlihat seorang pria mengenakan kaos warna merah, juga kaos warna putih yang ikut merekam waktu kejadian dengan nada penuh kesal sambil menyebutkan jika yang di dalam mobil adalah seorang caleg.
Tidak hanya itu, ia kemudian menyebutkan jika nomor polisi mobil yang dikendarai Juhari palsu. “Ini seorang calon DPRD Sampang yang tabrak lari, nopolnya palsu," kata dia.
“Ini calon di DPR ini Sampang Jrengik, sudah salah tidak mengakui kesalahannya malah nabrak, ini nopolnya ini,” katanya lagi.
Sementara itu, Juhari mengakui peristiwa tersebut. Menurutnya sebelum kejadian, terjadi aksi kejar-kejaran hingga memaksa untuk memberhentikan dan memaksa merampas mobil.