"Saya meminta kepada Pj Kades Paseyan dan Ketua Panitia Pemilihan BPD Pasean harus transparan kepada masyarakat supaya dalam tahap pemelihan tersebut tidak terjadi hal yang diinginkan, karena warga tetap memprotes apabila tidak transparan. Namun dalam tahap pendaftaran dan seleksi pemilihan BPD harus transparan," tuturnya.
Menurutnya, bahwa dalam pendaftaran pemilihan BPD di Desa Paseyan tersebut seakan-akan calon yang lain tidak mau diberikan peluang dan disembunyikan, sehingga pemasangan banner tersebut sempat hilang mas.
"Saya meminta kepada Camat Sampang, Pj Kades Pasean dan Ketua Panitia BPD dalam pendaftaran dan pemilihan BPD tersebut harus benar-benar terbuka agar warga tidak memberontak nanti," pintanya.
Sementara itu, Ketua Panitia pemilihan BPD Desa Paseyan, Torikul Akmal saat ditemui di Sekretariatnya mengatakan, bahwa dirinya mengelak permasalahan terkait Banner yang dipasang sore dan besok paginya hilang, namun dijelaskan bahwa kami sudah melakukan pemasangan pengumuman pemilihan BPD dan sudah melakukan administrasi dan sesuai prosedur dari Camat.
"Masalah Banner pengumuman pencalonan pendaftaran pemilihan BPD kami sudah memasang, kalau masalah hilang saya tidak tau, yang penting kami sudah melakukan sesuai dengan prosedur," ungkanya.