Setelah ditanyakan kepada yang bersangkutan, video yang dibuat tersebut adalah dimaksudkan untuk menenangkan anaknya yang sedang menangis, dan mengku tidak ada niat untuk melecehkan agama.

“Alhamdulillah prosesklarifikasi sudah dilakukan mas, ternyata saat kami tanya itu hanya ingin menghibur anaknya yang sedang nangis,” tuturnya, Rabu (01/3/2023).

Tidak hanya itu, pesan Kiai Abd Ghoffar, bahwa agama itu tidak boleh dibuat mainan, kami pengurus sudah sepakat memaafkan.

"Semua manusia memiliki khilaf dan yang paling penting sudah meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi kembali," pungkasnya.