Padahal sebelumnya, kata mantan Aktivis GMNI itu, pihak Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pamekasan sudah dengan gamblang menyampaikan bahwasanya setiap tahun para OPD mengajukan anggaran permohonan pencairan kendaraan-kendaraan dinas itu.
"Namun mengapa sampai saat ini hampir seribu kendaraan dinas pajaknya belum terbayarkan, terus dikemanakan uang itu. Oleh karena itu kita datang kesini untuk memberikan solusi terhadap Sekda yang baru untuk menyelesaikan persoalan ini, tapi kemudian kita tidak ditemui. Maka selanjutnya kami akan menempuh jalur hukum," tambah Wer Wer.
Diberitahukan, meskipun sebelumnya massa aksi sempat saling dorong dan bisa menerobos pertahanan pihak Aparat Kepolisian hingga membubarkan diri, pihak Sekda Pamekasan tidak menemui peserta aksi.