PAMEKASAN, MaduraPost - Kondisi kabupaten Pamekasan dalam masa kepemimpinan Masrukin sebagai Pj Bupati semakin memprihatinkan. Hal itu dilihat dari kondisi Kota Pamekasan yang semakin semrawut dan menjadi kota mati.
Jantung kota Pamekasan di area Monomen arek lancor yang semestinya menjadi barometer keindahan Kabupaten Pamekasan sudah beralih fungsi menjadi pasar bebas.
Trotoar di area monomen arek lancor beralih fungsi menjadi tempat PKL. Bahkan yang lebih parah adalah jalan raya di area monomen arek lancor dijadikan sebagai tempat parkir mobil para pedagang buah yang memakan separuh bahu jalan.
Kondisi paling parah berada di sisi urata arek Lancor atau Jl Slamet Riadi, Separuh jalan sudah menjadi hak para pedagang buah, termasuk sisi timur dan sisi selatan Arek lancor.
Menurut Khairul Kalam, Kondisi tersebut terjadi karena Pj Bupati Pamekasan terlalu lemah untuk memerintahkan OPD terkait untuk menegakkan aturan, Seperti Satpol-PP dan Dinas Perhubungan.