"Buat apa saya menunjukkan bukti pembokaran, initinya proyek itu sudah dibongkar ulang. Untuk CV yang mengerjakan adalah CV Safira Jaya Utama," pungkasnya

Realita di lapangan terungkap fakta- fakta yang tidak sesuai dengan statmen di sampaikan Kabid tersebut. Mohamad Haderi mengakatakan, tidak pernah ada pembokaran di lokasi.

"Saya lewat di lokasi itu setiap hari, tidak pernah ada pembokaran," tuturnya

Menyikapi persoalan itu, Sekjen KPK Nusantara H. Zainal mengatakan Kabid dan Kadis seharus bersifat proporsional. Sebab jika memang itu itu sudah di bongkar apa salah memperlihatkan bukti buktinya.

"Kalau seperti ini kan kesanya Kontraktor tersebut dilindungi, lebih baik kita laporkan saja biar aparat penegak hukum yang memastikan itu sudah dibongkar apa tidak," ancam dia.