Saat itu juga warga kemudian berbondong-bondong ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan kemudian melaporkan insiden itu ke Polsek Kangean. Lalu, polisi langsung melakukan evakuasi dan mengidentifikasi mayat tanpa identitas tersebut.

"Pada pukul 12.00 WIB anggota Polsek Kangean yang dipimpin anggota Koramil Kangean dan Nakes Puskesmas Arjasa sampai di Desa Buddi Kecamatan Arjasa untuk mengidentifikasi mayat," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengungkapkan, Kamis (25/08).

Widiarti menjelaskan, berdasarkan identifikasi sementara, mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan umur 50 tahun. Mayat ini memakai baju koko warna putih dan kaos dalam warna putih bertuliskan 'Azasi Hasan Center', serta celana pendek motif kotak warna biru kombinasi warna merah.

Mirisnya, kondisi mayat tanpa identitas itu sudah tinggal tulang belulang. Dimana, kepala tinggal tulang tengkorak, jari tangan kanan dan kiri hilang, tulang betis sampai kaki kanan dan kiri hilang, dan kemaluan alias jenis kelamin mayat tersebut sudah tidak ada.