Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan bahwa tahun baru hijriah merupakan momentum tepat untuk melakukan introspeksi dan transformasi diri ke arah lebih baik lagi, dengan menjadikan spirit nilai-nilai ketuhanan yang terpatri di dalam kitab suci sebagai landasan dan cara pandang hidup dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Lebih lanjut disampaikan bahwa hakikat dari peringatan tahun baru Islam 1444 Hijriah ini adalah untuk mengingat kembali bahwa 12 bulan telah dilalui dari Muharram 1443 H dan saat ini kita telah berada pada bulan Muharram 1444 H.
“Hadirnya tahun baru Hijriah ini diharapkan untuk dapat dipahami makna Hijriah yang sesungguhnya dan tidak hanya terbatas pada perpindahan tempat, akan tetapi makna Hijriah yang sangat esensial adalah perbaikan akhlak. Oleh karenanya tidak ada yang bisa mengubah suatu kaum kalau tidak dari diri sendiri,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama’ (LDNU) PWNU Jatim KH Ilhamullah Sumarkan mengucapkan selamat atas raihan penghargaan anugerah tanda mata kepada Bupati Sampang atas kebijakan positif dalam pengembangan pendidikan agama Islam.