Pihaknya mengatakan, kurangnya sosialisasi kepada masyarakat khususnya pedesaan membuat penerapan Mobil Incar di Sumenep mendapatkan komentar miring.
BM menyebut, jika adanya Mobil Incar ini seolah menjadi 'Program untuk Merampok Uang Rakyat'. Alasannya, penolakan menggunakan helm saat hendak mengambil rumput di sawah menjadi pemicu kekesalan warga ini.
"Kenapa saya bilang begitu, karena mobilnya saja sembunyi di dekat toko. Saya yang ngambil rumput di sawah depan rumah masak harus pakai helm. Ini di desa loh," kata BM menerangkan, Sabtu (11/6).
Komentar miring lainnya datang dari warga Kecamatan Manding, inisial ST. Dia mengajak Satlantas Polres Sumenep agar memberikan imbauan masif terlebih dahulu.