PAMEKASAN, MaduraPost - Tak lekang ditelan bumi, persoalan ASPRI Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur yang rangkap Pendamping Desa (PD) bernama Abdul Muin masih santer diperbincangkan ditengah-tengah elemen masyarakat.

Ternyata, selain persoalannya tidak pernah kerja dapat nilai B jadi PD Kecamatan Pamekasan dan bak seorang bandit, Abdul Muin juga informasinya punya sejarah kelam saat menjadi Pegawai di Universitas Islam Madura (UIM).

Berdasarkan beberapa informasi yang dihimpun oleh Wartawan Media ini, Abdul Muin itu merupakan salah satu diantara orang-orang yang menyebabkan kisruh, kacau dan tersanderanya Kampus Hijau di Madura tersebut pada tahun kurang lebih 2013 lalu.

Lalu, akibat rekam jejaknya yang tidak baik dan memalukan pada waktu itu di Universitas yang berlokasi di Desa Betet Pamekasan, Abdul Muin informasinya dipecat atau dikeluarkan oleh pihak Universitas.

Nah, menurut Abdus Marhaen Salam, masihkah Bupati Pamekasan tetap menggunakan atau memelihara Abdul Muin sebagai Aspirasinya yang sejatinya berwatak Bandit dan punya sejarah atau background kelam yang memporak-porandakan UIM itu.