"Harusnya guru yang sudah ditempatkan di kepulauan tidak boleh ada di daratan, apalagi menyuruh orang lain untuk menggantikan tugasnya," sambungnaya.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Dewi Khalifah menerangkan, pendidikan yang ada di Sumenep merupakan pendidikan yang memadukan antara pendidikan umum dan agama.

Sebab, pendidikan dunia pesantren lebih menjamur di Kabupaten ujung timur Pulau Madura tersebut. Apalagi pendidikan pesantren langsung mengasramakan di pondok pesantren (Ponpes).

Nyai Eva, panggilan karib Wabup Dewi Khalifah ini menuturkan, kendala lain selain signal di kepulauan yaitu sarana transportasi untuk pulau yang kecil namu berdekatan jarak.

"Siswa harus menyebrang pulau lain. Untuk siswa mengakses sekolah tinggi harus ke daratan padahal mereka sambil lalu mengajar," tukasnya.