"Para guru dinanjurkan untuk mengikuti sekolah penggerak," tutur dia pada pewarta.

Kedua, perbaikan sarana dan prasarana prima, salah satunya sertifikasi guru. Pada tahun 2022 nanti 60 persen adalah wilayah kepulauan guru selesai sertifikasi. Kemudian 40 persennya untuk daratan.

"Ini untuk mengejar ketertinggalan yang ada di kepulauan," tutur Iksan.

Ketiga, semangat guru yang ada di kepulauan tidak boleh kalah dengan daratan. Dimana, guru akan mendapatkan tunjangan. Harapannya agar bisa sejahtera dan memiliki kinerja yang lebih baik lagi.