Senada dengan apa yang disampaikan oleh Korlap aksi yang lain, Abdus Marhaen Salam mengatakan kalau Bupati Baddrut Tamam itu telah memberikan kebijakan yang tolol.
"Kebijakan Bupati Pamekasan itu adalah kebijakan yang tolol dan dungu," tukasnya.
Baca Juga:Diduga Tidak Kuat Menahan Muatan, Truk Bermuatan Air Meneral Alami Kecelakaan di Pamekasan
Sebagai bentuk kekecewaannya, massa aksi demonstrasi menyegel pintu keluar masuk Kantor Bupati Pamekasan, DPRD Pamekasan dan dua pintu Rumah Dinas Bupati Pamekasan.
Sampai berita ini ditayangkan Bupati Baddrut Tamam tidak menemui Demonstran dan massa aksi masih menduduki Kantor Bupati.