Sebab itu, masyarakat Sumenep termasuk operator kapal dan nelayan agar selalu waspada dan berhati-hati dengan cuaca ekstrim di lautan.
“Para operator kapal dan nelayan kami imbau agar selalu berkoordinasi dengan BMKG maupun Syahbandar, ketika akan beroperasi di lautan. Itu untuk mengetahui kondisi perkembangan gelombang di lautan," jelasnya.
Sekedar informasi, berdasarkan catatan tahun 2020, Kabupaten Sumenep tercatat adanya peningkatan curah hujan, mulai dari 20 hingga 70 persen dari rata-rata hitungan dalam sebulan.