Meski begitu, dia mengatakan, jika selama ini perubahan yang ada baru di tingkat lokal. Sebab itu, dengan adanya banyak rencana dari mulai peningkatan kualitas, produktivitas dan disersivikasi produk bisa mendongkrak kemajuan PT Garam (Persero) ke depan.
"Harus mulai ada. Produknya yang nanti bisa jual garam farmasi, dan garam berbagai macam, bahkan ke obat nantinya. Karena turunan garam lain itu banyak. Nah, kita mulai menata, dari bahan baku pun bisa dipakai berbagai tempat, bisa di jual ke sektor tidak hanya aneka pangan, tapi bisa pertambangan dan bahan yang lain lagi," papar Eniya.
Saat ini, lanjutnya, sektor garam semakin meluas. Tentu tantangan pasar semakin terbuka, oleh karena itu pihaknya meminta agar banyak inovasi baru yang harus diciptakan oleh pegawainya.
"Saya sangat surprise, karena kemarin ada inovasi teknologi yang diakui oleh Holding dan ini benar-benar inovasi dari dalam. Jadi SDM-nya saya rasa sudah sangat melek teknologi dan mereka punya kritikal thinking yang bagus, juga kreativitas," tuturnya.
"Saya harap pegawai-pegawai muda yang ada di PT Garam (Persero) ini belajarlah dari yang tua atau senior, karena pengolahan garam itu sudah lama banget, tetapi dikreasikan lagi menjadi suatu hal yang baru. Saya harap tenaga muda semakin kreatif dan semangat," sambungnya.