Disamping itu, pihaknya juga meluruskan terkait isu yang berkembang dikalangan masyarakat soal vaksin bagi kesehatan penggunanya. Menurutnya, informasi yang beredar tentang vaksinasi yang menyebabkan orang meninggal dunia adalah hoax (bohong).
"Nggak orang selesai divaksin meninggal dunia. Sudah jutaan orang kok yang vaksinasi, baik Sinovac maupun AstraZeneca itu aman-aman saja. Apabila ada hal-hal yang lain, itu bukan karena vaksin. Kan sudah dijamin oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu halal dan dipertanggungjawabkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPPOM) itu, kurang apalagi," terang Agus.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak percaya dengan adanya berita hoax dan yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Jadi vaksin ini tidak menyebabkan kematian. Justru dengan vaksin ini yang menjaga kekebalan terhadap Covid-19. Apalagi ada varian baru dari Covid-19, tentu vaksin ini sangat dianjurkan untuk masyarakat," pungkasnya.