Lanjut, Fathorrahman jamaah haji tetap bersabar, karena semuanya adalah kehendak Allah, dihubungkan semuanya masih pandemi Covid - 19, namun masalahnya bukan dari pemerintah yang membatalkan akan tetapi ini terkait kuota dari pemerintah arab saudi tidak ada.

Namun Arab saudi hanya memberikan kuota bagi warganya sendiri dan warga yang lain yang sudah mukim disana, jadi yang dari negara lain yang masih belum mukim tidak bisa, karena di seluruh dunia yang diberlakukan seperti itu.

"Kita tetap bersabar dan memohon kepada Allah, semoga Covid - 19 ini, segera berakhir, hingga nanti pada tahun 2022 semuanya bisa berangkat yang gagal berangkat harus bersabar dan mempersiapkan diri ketika nanti sudah dibuka kuotanya," ucapnya.

"Harapan saya jamaah haji bisa menerima tentang keputusan KMA, semoga jamaah haji tetap bersabar, dengan bersabar ini merupakan ibadah. Apabila tahun berikutnya ada pemberangkatan tetap diberangkat yang telah melunasi," pungkasnya.