SUMENEP, MaduraPost - Banyaknya kemacetan di pinggir jalan daerah perkotaan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, membuat Bupati Achmad Fauzi langsungkan koordinasi bersama.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengharapkan pemilik toko di sepanjang jalan di wilayah Kecamatan Kota, Sumenep, mempunyai gudang bongkar muat barang, demi mencegah dampak negatif terhadap arus lalu lintas (lalin) di sekitar lingkungannya.

Bupati Fauzi menyampaikan, bahwa mendapat keluhan masyarakat terhadap pemilik toko yang tidak memiliki gudang, sehingga setiap melakukan bongkar muat barang berefek negatif kepada masyarakat pengguna jalan umum, karena di sepanjang jalan toko itu sering terjadi kemacetan.

“Kami (Pemkab Sumenep, red) mendapat aspirasi masyarakat untuk dilakukan penataan gudang toko di Kecamatan Kota, agar tidak merugikan masyarakat akibat kegiatan bongkar muat barang di pinggir jalan sering menghambat arus lalu lintas,” jelas Bupati Fauzi, Sabtu (5/6).

Pihaknya menyatakan, aktivitas bongkar muat angkutan barang sangat penting dalam menunjang perekonomian lokal, tetapi pemilik toko hendaknya dalam mengelola bisnisnya ini tidak mengganggu kenyamanan masyarakat utamanya pengguna jalan umum.