"Sebab, beberapa bulan yang lalu pihak Kejari sudah menyatakan dengan jelas ke publik kalau kasus Mobil Sigap itu sudah memasuki penyidikan, meski hingga kini tidak atau belum dipublikasikan oleh Kejari siapa saja tersangkanya. Nah dari itu kan sudah jelas kalau Mobil Sigap itu bermasalah," paparnya.

Sebelumnya, audio rekaman pernyataan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam yang diperkirakan disampaikan saat sambutan dalam acara komitmen bersama program pencegahan korupsi terintegrasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diselenggarakan di Pendopo Mandhapa Agung, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur kemaren itu tuai polemik diberbagai kalangan.

Diketahui, audio rekaman pernyataan Bupati Baddrut Tamam yang berdurasi sekitar 17 menit 45 detik yang beredar di group-group WhatsApp itu menuding dua aksi demonstrasi yang dilakukan oleh beberapa elemen pemuda ke KPK beberapa waktu yang lalu prihal kasus mobil siGap tersebut fitnah.

"Tentang isu yang demo kemaren sampek demo di Kantor KPK sampai dua kali dengan isu minggu ini, minggu depan pak bupati akan ditangkap KPK, akan saya hadapi karena ini fitnah yang sangat kejam dan orientasi keseluruhannya untuk menghancurkan nama baik pemerintah secara umum termasuk nama kalian yang menerima mobil," ucap Bupati Baddrut Tamam dalam rekaman audio yang beredar tersebut.